{"id":513,"date":"2022-11-23T02:59:39","date_gmt":"2022-11-23T02:59:39","guid":{"rendered":"https:\/\/anakmarketing.com\/?p=513"},"modified":"2024-12-06T10:50:32","modified_gmt":"2024-12-06T03:50:32","slug":"offline-marketing-efektif-atau-tidak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/","title":{"rendered":"Offline Marketing Efektif atau Tidak?"},"content":{"rendered":"\n<p>Berkembangnya media <em>online<\/em> selama beberapa tahun terakhir membuat perusahaan diperhadapkan dengan lebih banyak pilihan teknik pemasaran \u2014 <em>online<\/em> atau <em>offline<\/em>? Terus meningkatnya pengguna internet dan media sosial setiap tahun mungkin membuat sebagian besar orang bertanya apakah <em>offline<\/em> marketing efektif atau tidak. Tapi, bagaimana dengan prakteknya? Apakah kita masih bisa berkata kalau <em>offline<\/em> marketing efektif di era digital ini?<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"467\" src=\"https:\/\/anakmarketing.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg\" alt=\"Offline marketing\" class=\"wp-image-514\" srcset=\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg 700w, https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash-300x200.jpg 300w, https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash-200x133.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Photo by <a href=\"https:\/\/unsplash.com\/es\/@davidemrich?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText\">David Emrich<\/a> on <a href=\"https:\/\/unsplash.com\/s\/photos\/flyer?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText\">Unsplash<\/a><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Offline Marketing yang masih populer<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Maraknya penggunaan <em>online<\/em> marketing tampak meredupkan popularitas <em>offline <\/em>marketing. Namun, faktanya, masih cukup banyak media pemasaran <em>offline<\/em> yang digunakan oleh berbagai perusahaan. Salah satu yang paling populer adalah billboard. Media iklan berukuran besar yang mayoritas dipasang di jalan ramai ini masih dianggap efektif. Sebanyak <a href=\"https:\/\/www.deskera.com\/blog\/billboard-advertising\/\">68%<\/a> orang yang melihat iklan billboard membuat keputusan membeli produk yang diiklankan ketika berkendara. Selain itu, billboard juga terbukti mampu menarik audiensnya untuk <a href=\"https:\/\/www.deskera.com\/blog\/billboard-advertising\/\">mengunjungi <em>website<\/em>.<\/a>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya billboard, iklan televisi juga masih menjadi media pemasaran <em>offline <\/em>yang populer. Data menunjukkan bahwa <a href=\"https:\/\/www.adimpact.com.au\/blog\/why-tv-advertising-more-effective-ever\/\">72%<\/a> <em>brand awareness<\/em> datang dari iklan televisi. Selain itu, konsumen lebih ingin mencari produk yang dilihat di televisi <a href=\"https:\/\/www.adimpact.com.au\/blog\/why-tv-advertising-more-effective-ever\/\">11 kali<\/a> lebih banyak, dibandingkan dengan melihatnya di media <em>online<\/em>.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Selain iklan billboard dan televisi, berbagai perusahaan juga seringkali mengirimkan <em>press release<\/em> pada berbagai media untuk mengenalkan produk barunya. Bila memiliki <em>budget<\/em> yang lebih banyak, peluncuran produk baru juga seringkali dipromosikan dalam bentuk <em>event<\/em> yang mengundang audiens dan media untuk publikasi.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah pemasaran <em>offline <\/em>masih efektif di era digital?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Offline<\/em> marketing masih bisa dipakai, tapi tidak bisa dikatakan sepenuhnya efektif. Efektivitasnya tergantung dari industri apa yang memasang iklan, siapa targetnya, dan bagaimana strategi pengiklanannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi beberapa perusahaan, <em>marketing <\/em>secara <em>offline<\/em> mungkin merupakan satu-satunya cara untuk mereka beriklan. Tapi, perusahaan lain bisa saja lebih efektif menggunakan digital marketing.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/medium.com\/the-logician\/offline-marketing-b90b8bc2a3ee#:~:text=beneficial%20for%20businesses.-,Does%20Offline%20Marketing%20Work%3F,and%20only%20way%20of%20advertising.\">Sebuah data<\/a> menunjukkan bahwa dari beberapa perusahaan yang memasang iklan di koran, sektor finansial melihat iklan tersebut 5,7 kali lebih efektif, 2,8 kali lebih efektif pada sektor retail, dan 3 kali lebih efektif pada sektor travel.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain tergantung dari sektor bisnisnya, beberapa negara juga menunjukkan efektivitas yang berbeda-beda, tergantung dari media pemasaran <em>offline<\/em> yang dipakai. Misalnya di Inggris, rata-rata penduduknya mendengar radio selama <a href=\"https:\/\/mycodelesswebsite.com\/offline-marketing-statistics\/\">23 jam dalam satu minggu<\/a>. Ini membuat memasang iklan di radio mungkin akan menjadi lebih efektif daripada billboard.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bisnis yang paling diuntungkan ketika menerapkan offline marketing<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak semua bisnis memilih untuk melakukan pemasaran<em> offline<\/em>. Beberapa bisnis bahkan memilih untuk hanya beroperasi secara <em>online<\/em>, karena menilai bahwa pemasaran secara <em>offline<\/em> terlalu banyak memakan waktu dan biaya. Namun, bagi <a href=\"https:\/\/medium.com\/the-logician\/offline-marketing-b90b8bc2a3ee#:~:text=beneficial%20for%20businesses.-,Does%20Offline%20Marketing%20Work%3F,and%20only%20way%20of%20advertising.\">beberapa bisnis lainnya<\/a>, mungkin <em>online<\/em> marketing malah kalah dari cara <em>offline<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Bisnis keluarga<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Bisnis keluarga yang kecil ataupun besar biasanya memiliki komunitas yang kuat. <em>Offline<\/em> marketing bisa menjadi strategi yang tepat untuk fokus memasarkan bisnis pada komunitas lokal. Selain itu, target bisnis keluarga biasanya lebih bermacam-macam, sehingga <em>online<\/em> marketing mungkin tidak akan menggapai setiap target marketnya dengan efektif.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Usaha kecil dan menengah<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Perusahaan besar perlu melakukan pemasaran yang luas karena target mereka menyasar pada market yang lebih luas, seperti kota atau negara tertentu. Namun, untuk usaha kecil dan menengah, target mereka tidak seluas itu. Maka akan lebih baik jika melakukan pemasaran secara regional melalui taktik <em>offline<\/em>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diperhatikan bahwa tidak semua orang yang berada dalam region yang sama dengan bisnis tersebut menggunakan internet atau media sosial. Pikirkan mengenai target grup, umur, dan aktivitas sehari-harinya. Lalu, buat sebuat strategi <em>offline<\/em> marketing yang bisa menyasar target grup tersebut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Perusahaan internasional<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Banyak perusahaan internasional yang menggunakan strategi digital marketing. Ini masuk akal karena internet dapat membantu mereka mencapai target demografik yang berada di luar negeri dengan mudah. Namun, perusahaan-perusahaan ini juga tidak menutup mata pada strategi<em> offline<\/em>. Kebanyakan perusahaan internasional menggunakan teknik pemasaran <em>offline<\/em> untuk mempromosikan diskon atau meningkatkan <em>brand awareness<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kelebihan dan kekurangan offline marketing<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Efektif atau tidaknya pemasaran <em>offline<\/em> untuk bisnis Anda memang tidak bisa disimpulkan semudah itu. Sebagai bahan pertimbangan, berikut beberapa <a href=\"https:\/\/anakmarketing.com\/keuntungan-offline-marketing-di-secondary-city-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kelebihan <em>offline marketing<\/em><\/a><em> <\/em>yang mungkin bisa membuat Anda kembali mempertimbangkan untuk menggunakan strategi ini.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Membangun rasa percaya konsumen<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Di dunia <em>online<\/em>, arus informasi yang beredar begitu cepat. Belum lagi ditambah dengan maraknya berita bohong dan penipuan. Ini membuat masyarakat lebih skeptis saat menyerap informasi di internet. Namun, berbeda dengan media <em>offline<\/em>. Memasang iklan pada media tradisional membutuhkan biaya yang besar. Ini membuat masyarakat lebih mempercayai iklan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Interaksi secara langsung<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Keuntungan lainnya yang bisa didapatkan dengan menjalankan strategi <em>offline<\/em> marketing adalah <a href=\"https:\/\/fleximize.com\/articles\/015879\/offline-and-online-marketing\">interaksi secara langsung<\/a> dengan pelanggan atau calon partner. Ini bisa memperluas koneksi dan memperdalam hubungan dengan orang lain, sesuatu yang tidak bisa dilakukan di dunia digital.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mudah dilihat banyak orang<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ketika memasang iklan di papan reklame, televisi, koran, atau radio, akan lebih besar kemungkinan iklan tersebut dilihat oleh lebih banyak orang. Ini karena setiap kalangan bisa mengakses media-media tersebut. Tidak seperti social media yang lebih menyasar kepada target yang spesifik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana dengan kekurangan pemasaran <em>offline?<\/em><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Biaya lebih mahal<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dibandingkan dengan <em>online <\/em>marketing, biaya yang perlu dikeluarkan untuk memasang iklan di billboard, televisi, radio, atau media <em>offline<\/em> lainnya memang lebih mahal. Ini karena memperhitungkan biaya produksi, pekerja, distribusi, serta ruang iklan yang terbatas.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sulit untuk diukur<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Offline <\/em>marketing menyasar kalangan yang luas dan bisa dilihat oleh jutaan orang di saat yang sama. Ini membuat strategi pemasaran satu ini lebih susah untuk diukur keberhasilannya, tidak seperti <em>online<\/em> marketing yang bisa diukur detailnya, seperti metrik, data, dan <em>insight<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sering dianggap mengganggu<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Iklan yang dipasang di televisi dan radio seringkali dianggap mengganggu bagi orang yang tidak tertarik dengan produk tertentu. Media tersebut bisa diakses oleh berbagai kalangan, sehingga orang yang tidak termasuk ke dalam target market sebuah bisnis juga ikut bisa melihat atau mendengar iklan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah <em>offline<\/em> marketing efektif atau tidak kembali lagi bergantung pada jenis bisnis dan tujuan yang ingin dicapai. Beberapa perusahaan mungkin hanya perlu melakukan <em>offline <\/em>marketing, tetapi beberapa perusahaan lainnya perlu mengombinasikan <em>offline<\/em> dan <em>online<\/em> marketing untuk mencapai tujuannya. Meski perusahaan perlu melakukan pemasaran secara <em>offline<\/em>, strategi yang tepat tetap diperlukan untuk menjadikan <em>offline <\/em>marketing efektif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berkembangnya media online selama beberapa tahun terakhir membuat perusahaan diperhadapkan dengan lebih banyak pilihan teknik pemasaran \u2014 online atau offline? Terus meningkatnya pengguna internet dan media sosial setiap tahun mungkin membuat sebagian besar orang bertanya apakah offline marketing efektif atau tidak. Tapi, bagaimana dengan prakteknya? Apakah kita masih bisa berkata kalau offline marketing efektif di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":138,"featured_media":514,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[635],"tags":[39,32,40,37],"ppma_author":[132],"class_list":["post-513","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-brand-advertising","tag-bisnis","tag-offline-marketing","tag-online-marketing","tag-pemasaran-offline","author-ivanka-veronica"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.3.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Offline Marketing Efektif atau Tidak?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Banyak orang berpendapat online marketing lebih cocok diterapkan daripada offline marketing. Benarkah demikian?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Offline Marketing Efektif atau Tidak?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banyak orang berpendapat online marketing lebih cocok diterapkan daripada offline marketing. Benarkah demikian?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"anakmarketing\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-23T02:59:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-06T03:50:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"467\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ivanka Veronica\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Adhika Dwi Pramudita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/\"},\"author\":{\"name\":\"Adhika Dwi Pramudita\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/person\/08c789b9148dadbafa4191e40f80bca4\"},\"headline\":\"Offline Marketing Efektif atau Tidak?\",\"datePublished\":\"2022-11-23T02:59:39+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-06T03:50:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/\"},\"wordCount\":959,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg\",\"keywords\":[\"bisnis\",\"offline marketing\",\"online marketing\",\"pemasaran offline\"],\"articleSection\":[\"Brand &amp; Advertising\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/\",\"url\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/\",\"name\":\"Offline Marketing Efektif atau Tidak?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-23T02:59:39+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-06T03:50:32+00:00\",\"description\":\"Banyak orang berpendapat online marketing lebih cocok diterapkan daripada offline marketing. Benarkah demikian?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg\",\"width\":700,\"height\":467,\"caption\":\"offline marketing\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Offline Marketing Efektif atau Tidak?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#website\",\"url\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/\",\"name\":\"anakmarketing\",\"description\":\"Learn Marketing, Do Marketing\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#organization\",\"name\":\"anakmarketing\",\"url\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-1-border.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-1-border.png\",\"width\":826,\"height\":144,\"caption\":\"anakmarketing\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.tiktok.com\/@anakmarketingdotcom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/person\/08c789b9148dadbafa4191e40f80bca4\",\"name\":\"Adhika Dwi Pramudita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/person\/image\/d6035009bd4f2578adf54d2e33455cd6\",\"url\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/litespeed\/avatar\/b16217e1d6fcb08bbaed0a9794c9989b.jpg?ver=1779944131\",\"contentUrl\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/litespeed\/avatar\/b16217e1d6fcb08bbaed0a9794c9989b.jpg?ver=1779944131\",\"caption\":\"Adhika Dwi Pramudita\"},\"url\":\"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/author\/adhikadwipramudita1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Offline Marketing Efektif atau Tidak?","description":"Banyak orang berpendapat online marketing lebih cocok diterapkan daripada offline marketing. Benarkah demikian?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Offline Marketing Efektif atau Tidak?","og_description":"Banyak orang berpendapat online marketing lebih cocok diterapkan daripada offline marketing. Benarkah demikian?","og_url":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/","og_site_name":"anakmarketing","article_published_time":"2022-11-23T02:59:39+00:00","article_modified_time":"2024-12-06T03:50:32+00:00","og_image":[{"width":700,"height":467,"url":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ivanka Veronica","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Adhika Dwi Pramudita","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/"},"author":{"name":"Adhika Dwi Pramudita","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/person\/08c789b9148dadbafa4191e40f80bca4"},"headline":"Offline Marketing Efektif atau Tidak?","datePublished":"2022-11-23T02:59:39+00:00","dateModified":"2024-12-06T03:50:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/"},"wordCount":959,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg","keywords":["bisnis","offline marketing","online marketing","pemasaran offline"],"articleSection":["Brand &amp; Advertising"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/","url":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/","name":"Offline Marketing Efektif atau Tidak?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg","datePublished":"2022-11-23T02:59:39+00:00","dateModified":"2024-12-06T03:50:32+00:00","description":"Banyak orang berpendapat online marketing lebih cocok diterapkan daripada offline marketing. Benarkah demikian?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#primaryimage","url":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg","contentUrl":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/david-emrich-uH03NpIt-JQ-unsplash.jpg","width":700,"height":467,"caption":"offline marketing"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/offline-marketing-efektif-atau-tidak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Offline Marketing Efektif atau Tidak?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#website","url":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/","name":"anakmarketing","description":"Learn Marketing, Do Marketing","publisher":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#organization","name":"anakmarketing","url":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/anakmarketing.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-1-border.png","contentUrl":"https:\/\/anakmarketing.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-1-border.png","width":826,"height":144,"caption":"anakmarketing"},"image":{"@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.tiktok.com\/@anakmarketingdotcom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/person\/08c789b9148dadbafa4191e40f80bca4","name":"Adhika Dwi Pramudita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/#\/schema\/person\/image\/d6035009bd4f2578adf54d2e33455cd6","url":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/litespeed\/avatar\/b16217e1d6fcb08bbaed0a9794c9989b.jpg?ver=1779944131","contentUrl":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/litespeed\/avatar\/b16217e1d6fcb08bbaed0a9794c9989b.jpg?ver=1779944131","caption":"Adhika Dwi Pramudita"},"url":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/author\/adhikadwipramudita1\/"}]}},"authors":[{"term_id":132,"user_id":0,"is_guest":1,"slug":"ivanka-veronica","display_name":"Ivanka Veronica","avatar_url":{"url":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ivanka-min-1-scaled-1-jpg-e1670514260622.webp","url2x":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Ivanka-min-1-scaled-1-jpg-e1670514260622.webp"},"author_category":"","user_url":"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/ivanka-veronica\/","last_name":"Veronica","first_name":"Ivanka","job_title":"","description":"Senior Social Media Specialist at Demand Gen Lab. Anak konten sejati."}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/513","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/users\/138"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=513"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/513\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1034,"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/513\/revisions\/1034"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/media\/514"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=513"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=513"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=513"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/anakmarketing.com\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=513"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}