Ketika menggunakan media sosial sebagai salah satu alat marketing, tentu Anda perlu mempelajari performa campaign yang dijalankan lewat data. Data ini bisa menunjukkan informasi mengenai platform media sosial apa yang paling efektif untuk campaign yang dijalankan, konten seperti apa yang punya performa terbaik, hingga data mengenai audiens. Sebuah laporan menunjukkan bahwa 56% dari marketers menggunakan data sosial untuk mempelajari audiens-nya. Sedangkan, sebanyak 49% menggunakannya untuk keperluan konten. Mengumpulkan data seperti ini bukanlah hal yang mudah. Di sinilah peran tools social media analytic.

Tools social media analytic bisa membantu Anda mendapatkan berbagai jenis data yang diinginkan dengan mudah, mulai dari data audiens hingga performa konten dan efeknya bagi bisnis Anda. Jadi, apa saja tools yang bisa Anda gunakan?

Photo Credit: PxHere

Rekomendasi tools social media analytics untuk bisnis

  • Sprout Social

Sprout Social adalah tool yang memungkinkan Anda untuk melakukan manajemen dan pengawasan pada berbagai jenis platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, dan LinkedIn.

Dengan berbagai fitur yang ditawarkan Sprout Social, Anda bisa melacak impression pada Facebook Page, menghitung klik pada link Twitter, mengukur peningkatan followers di Instagram, mengevaluasi engagement pada LinkedIn, hingga menganalisis performa konten di Pinterest atau platform lainnya. Semua ini bisa dilakukan hanya dengan membuka satu platform.

Membuat laporan performa media sosial juga bisa dengan mudah dilakukan karena Sprout Social dengan otomatis menampilkan laporan yang mudah untuk dimengerti. Jika ingin membuat laporan dengan tampilan lain, tersedia pula berbagai template yang bisa Anda sesuaikan dengan keinginan.

  • Rival IQ

Tools social media analytics lainnya yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapat insight adalah Rival IQ. Sama seperti Sprout Social, tool satu ini juga bisa menganalisis berbagai platform media sosial, termasuk Youtube. 

Yang cukup membedakan Rival IQ dengan tool social media analytics lainnya adalah tool ini bisa menampilkan performa perusahaan lain dan membandingkannya dengan performa Anda. Rival IQ akan memberikan notifikasi ketika kompetitor mengunggah konten berperforma tinggi, seperti ketika mereka boost konten media sosialnya. Informasi seperti ini jadi memungkinkan Anda untuk mengambil tindakan dengan cepat.

Fitur menarik lainnya adalah Rival IQ bisa diintegrasikan dengan Google Analytics sehingga Anda bisa mendapat lebih banyak insight mengenai audiens. Selain itu, tidak hanya social media analytics, Rival IQ juga mampu menganalisis SEO.

  • BuzzSumo

Tool satu ini memang tidak selengkap tool lainnya, tetapi BuzzSumo adalah alat yang terbaik untuk menganalisis engagement dari setiap konten yang diunggah. Jika Anda ingin mengetahui seberapa banyak konten Facebook, Instagram, atau Pinterest Anda di-share oleh audiens, BuzzSumo bisa menyediakan data tersebut.

Dengan menganalisis seberapa banyak share yang didapatkan dari sebuah konten, Anda bisa mengetahui tipe konten seperti apa yang paling menarik untuk audiens. Data ini kemudian bisa digunakan untuk membentuk strategi campaign yang paling efektif.

Tak hanya itu, Anda juga bisa mengawasi bagaimana performa konten pada industri tertentu menggunakan keyword. Ini memungkinkan Anda untuk melihat bagaimana campaign Anda berkompetisi dengan campaign lain.

  • Google Analytics

Ketiga tools yang disebutkan di atas adalah tools berbayar, tetapi kalau Google Analytics bisa digunakan gratis. Tentu ini bisa menjadi pilihan untuk Anda yang ingin mendapatkan data tanpa perlu mengeluarkan biaya.

Meski gratis, Google Analytics adalah tools terbaik ketika Anda ingin mempelajari pengunjung website. Bagi para marketers mempelajari pengunjung website tentu penting untuk dilakukan demi meningkatkan traffic ke website itu, bukan?

Selain itu, Google Analytics versi terbaru (Google Analytics 4) juga memungkinkan Anda untuk membuat report sendiri berdasarkan data yang ada di platform tersebut. Beberapa data yang ditampilkan adalah seperti di bawah ini:

  • Media sosial yang memberikan traffic tertinggi
  • Data demografik audiens
  • Perhitungan ROI dari campaign media sosial
  • Conversion rate
  • Konten yang memberikan banyak lead dan traffic di setiap platform media sosial
  • Hootsuite 

Manajemen media sosial, mengunggah konten, menganalisis performa konten, semua bisa dilakukan hanya dalam satu platform — Hootsuite. Tool satu ini akan membantu Anda untuk mengetahui konten seperti apa yang memiliki performa bagus, meningkatkan reach dari konten yang diunggah, memperbaiki efektifitas ads, hingga bekerja bersama dengan rekan kerja.

Fitur menarik lainnya dari Hootsuite adalah Anda bisa mengkostumisasi laporan dengan memilih lebih dari 200 metrik yang disediakan. Selain itu, melalui platform ini Anda juga bisa langsung berkomunikasi dengan audiens. Jadi, tidak perlu membuka media sosialnya satu per satu untuk balas DM atau comment.

  • Brandwatch

Jika data adalah fokus utama Anda, maka Brandwatch bisa jadi tool yang tepat. Brandwatch mampu melacak dan menganalisis data dari 95 juta sumber, termasuk blog, forum, website review, hingga media sosial.

Salah satu cara memanfaatkan tool ini adalah dengan mencari topik atau pembicaraan tentang brand Anda, mengelompokkan percakapan tersebut ke dalam beberapa kategori, dan menganalisisnya untuk menghasilkan sebuah informasi.

Brandwatch juga menyediakan lima bentuk laporan social media analytics, yaitu laporan yang menampilkan Summary, Trends, Reputation, Influencers, dan Competitor Comparison.

  • Talkwalker

Mirip seperti Brandwatch, salah satu fitur utama yang ditawarkan Talkwalker adalah data percakapan yang terjadi di berbagai platform — berita, blog, atau media sosial. Talkwalker bisa menampilan data dari lebih dari 150 juta sumber untuk menganalisis engagement, potensi reach, komentar, sentimen, hingga emosi publik. Menariknya, ini bisa dilakukan secara real-time.

Fitur lainnya adalah Anda bisa mendapatkan data demografik seperti umur, jenis kelamin, dan pekerjaan audiens. Selain itu, Talkwalker juga bisa menyajikan jumlah audiens yang menyebutkan brand Anda ke dalam bentuk peta dunia untuk memudahkan Anda mengerti datanya.

  • Socialbakers

Rekomendasi social media analytic lainnya adalah Socialbakers. Menggunakan tool ini memungkinkan Anda untuk mengukur performa media sosial, membandingkan performa dengan kompetitor, serta membuat laporan dari seluruh aktivitas media sosial.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan Socialbakers untuk mengunggah konten, membuat persona, me-manage komunitas, dan mendapat insight dari analytic untuk membantu Anda mengoptimasisasi konten.

Untuk menyajikan data yang lengkap dan akurat, tools social media analytic satu ini menggunakan Artificial Intelligent (AI) untuk mencari target audiens Anda di berbagai platform media sosial, konten yang mereka sukai, hingga influencer yang mereka ikuti. 

Fitur menarik lainnya dari Socialbakers adalah mereka bisa menganalisis sentimen audiens terhadap campaign melalui reaksi dan interaksi audiens. Tak hanya itu, tool ini juga bisa memberikan analisis terkait ads, apakah sebuah konten perlu diiklankan atau tidak.

Media sosial bukan hanya tentang membangun hubungan dengan audiens, tetapi juga soal data. Untuk mengembangkan sesuatu, data yang lengkap dan akurat tentunya bisa membantu Anda, terutama dalam berbisnis. Delapan rekomendasi tools social media analytic di atas bisa mempermudah Anda dalam menjalankan social media marketing.

Writer Profile
  • Ivanka Veronica

    Senior Social Media Specialist at Demand Gen Lab. Anak konten sejati.

Share This
Comment

Leave a Reply